← KEMBALI KE MENU UTAMA

Official Bank Soal • Reasona

Akhlak Terpuji

10 Soal Analisis mengenai Hikmah, Iffah, Syaja'ah, dan 'Adalah untuk membentuk karakter integritas siswa.

A Konsep Hikmah (Kebijaksanaan)

Soal #1

"Andi melihat temannya melakukan kesalahan kecil yang bisa berakibat besar jika dilaporkan ke guru. Namun jika tidak dilaporkan, temannya tidak akan belajar. Bagaimana Andi menerapkan sifat Hikmah dalam situasi ini?"

Langsung melaporkannya agar temannya dihukum berat.
Mengajak bicara temannya secara pribadi, memberikan nasihat dengan cara terbaik, dan membantu memperbaiki kesalahannya.
Mengabaikan saja karena bukan urusan Andi.
Menceritakannya kepada teman-teman lain agar temannya malu.
Melaporkan secara anonim tanpa memberitahu temannya.

Soal #2

"Kebijaksanaan (Hikmah) seringkali disalahartikan sebagai sikap 'diam' atau 'netral'. Manakah pernyataan yang paling benar tentang implementasi Hikmah?"

Hikmah adalah diam di saat terjadi konflik meskipun ada ketidakadilan.
Hikmah adalah kemampuan menempatkan sesuatu pada tempatnya dan mengambil keputusan yang paling membawa maslahat.
Hikmah berarti selalu setuju dengan pendapat orang lain agar tidak ada keributan.
Hikmah adalah mencari keuntungan pribadi di tengah kesulitan orang lain.
Hikmah hanya dimiliki oleh orang yang sudah tua dan berpengalaman.

B Konsep Iffah (Menjaga Diri)

Soal #3

"Di era digital, tantangan Iffah sangat besar. Manakah perilaku berikut yang menunjukkan penerapan Iffah di media sosial?"

Mengikuti tren konten yang viral meskipun melanggar norma kesopanan.
Menjaga lisan dalam berkomentar dan tidak mengunggah hal yang mengumbar aib atau privasi diri.
Membalas setiap komentar negatif dengan kata-kata yang lebih kasar.
Menampilkan kemewahan agar diakui oleh pengikut (followers).
Menghapus semua akun media sosial karena dianggap sumber dosa.

Soal #4

"Seseorang yang memiliki sifat Iffah akan cenderung memiliki harga diri yang tinggi. Mengapa demikian?"

Karena mereka merasa lebih suci dibandingkan orang lain.
Karena mereka tidak mau bergaul dengan orang yang dianggap berdosa.
Karena mereka mampu mengendalikan hawa nafsu dan menjaga kehormatan dirinya dari hal-hal yang merendahkan martabat.
Karena mereka selalu memakai pakaian yang mahal dan bermerek.
Karena mereka tidak pernah melakukan kesalahan sedikit pun dalam hidup.

C Konsep Syaja'ah (Keberanian)

Soal #5

"Syaja'ah bukan berarti tidak memiliki rasa takut. Definisi Syaja'ah yang paling tepat dalam konteks Islam adalah..."

Berani menantang berkelahi siapa pun yang tidak sependapat.
Keteguhan hati dan kekuatan jiwa dalam membela kebenaran meskipun menghadapi tantangan atau risiko.
Berani melakukan hal-hal berbahaya hanya untuk pamer kekuatan.
Selalu setuju dengan pemimpin meskipun tindakannya salah.
Rasa takut yang disembunyikan agar terlihat kuat di depan orang lain.

Soal #6

"Budi melihat sekelompok teman sekolahnya melakukan bullying terhadap adik kelas. Manakah tindakan Syaja'ah yang paling tepat dilakukan Budi?"

Ikut melakukan bullying agar dianggap setia kawan oleh teman-temannya.
Diam saja karena takut akan ikut menjadi korban bullying berikutnya.
Berani menegur dengan cara yang baik atau melaporkannya kepada pihak guru untuk melindungi korban.
Merekam kejadian tersebut dan menyebarkannya di internet tanpa tindakan bantuan.
Meninggalkan tempat kejadian seolah-olah tidak melihat apa pun.

Soal #7

"Syaja'ah Al-Harb (Keberanian di medan perang) berbeda dengan Syaja'ah An-Nafs (Keberanian jiwa). Contoh dari Syaja'ah An-Nafs adalah..."

Berani mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan tulus.
Berani mendaki gunung yang sangat tinggi sendirian.
Berani masuk ke rumah hantu untuk membuktikan keberanian.
Berani mencuri karena merasa tidak ada yang melihat.
Berani berbohong demi menyelamatkan teman dari hukuman.

D Konsep 'Adalah (Keadilan)

Soal #8

"Seorang ketua kelas ditugaskan untuk membagi kelompok tugas. Ia membagi sahabat-sahabat dekatnya dalam kelompok yang paling mudah. Tindakan ini tidak mencerminkan 'Adalah karena..."

Sudah sewajarnya membantu sahabat dekat.
Ketua kelas berhak menentukan apa pun sesuai keinginannya.
Keadilan berarti memberikan hak secara proporsional dan tidak memihak berdasarkan kepentingan pribadi.
Sahabat dekat pasti akan membantu ketua kelas kembali nanti.
Pembagian kelompok adalah hal sepele yang tidak perlu dikaitkan dengan keadilan.

Soal #9

"Keadilan sering disalahartikan sebagai 'sama rata'. Manakah contoh Keadilan yang benar dalam konteks Islam?"

Memberikan uang jajan yang sama persis kepada anak SD dan anak Kuliah.
Memberikan hukuman yang sama beratnya untuk kesalahan kecil dan kesalahan besar.
Memberikan hak sesuai dengan kebutuhan, porsi, dan aturan yang telah ditetapkan secara bijaksana.
Membagi makanan secara acak tanpa melihat siapa yang paling lapar.
Membiarkan semua orang melakukan apa pun asalkan mereka senang.

Soal #10

"Mengapa sifat 'Adalah (Keadilan) dianggap sebagai pilar utama dalam menciptakan kedamaian di masyarakat?"

Karena keadilan membuat orang kaya semakin kaya dan dihormati.
Karena dengan keadilan, hak setiap individu terlindungi sehingga tidak muncul kecemburuan sosial atau konflik.
Karena keadilan memaksa semua orang untuk menjadi sama persis.
Karena hanya orang yang adil yang boleh memimpin sebuah organisasi.
Karena keadilan adalah satu-satunya cara untuk menghukum musuh kita.
← Kembali ke Menu Utama
© 2026 REASONA MULTIPLAYER ENGINE • AKHLAK TERPUJI CONTENT